PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) saat ini tengah fokus menyelesaikan pembayaran utang kepada kontraktor atau pihak ketiga di tahun 2021.

Dalam menyelesaikan pembayaran utang tersebut Pemerintah setempat mengalokasikan dana di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2022.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) PPU Tur Wahyu mengatakan total utang kepada penyelenggara kegiatan mencapai ratusan Miliar dan anggarannya telah dialokasikan di APBD Perubahan 2022.

“Dari data yang ada, total utang tahun 2021 mencapai lebih kurang Rp 244 Miliar, ” ucapnya.

Ia juga mengatakan bahwa pembayaran utang tidak dapat dilakukan apabila dokumen belum dinyatakan valid melalui tahap review dari Inspektorat.

“Agar proses pembayaran utang dapat dilakukan harus melalui review. Kalau tidak lengkap maka harus minta di review di Inspektorat, ” ujarnya.

Ia juga menambahkan saat ini pembayaran utang telah berjalan dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) telah mengajukan permohonan untuk pembayaran utang 2021.

“Saat ini sudah mulai verifikasi dan validasi tersebar di SKPD masing-masing, “ujarnya.

Diketahui, sebagian besar utang pemerintah setempat merupakan hasil pengerjaan irigasi, infrastruktur jalan dan sebagainya di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) PPU yang mencapai Rp 164 Miliar. (Mad/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *