PENAJAM – Tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur menjadi perhatian dari berbagai kalangan, salah satunya dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Muhammad Bijak Ilhamdani.

Politikus dari Partai Demokrat tersebut mengaku turut prihatin atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kamis, (6/10/2022).

“Saya turut prihatin atas tragedi yang terjadi itu. Pada kesempatan ini kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban sekaligus memanjatkan doa semoga almarhum diterima amal ibadahnya,” bebernya, ketika ditemui awak media, Jumat (7/10/2022).

Tragedi Kanjuruhan menjadi sorotan masyarakat di Indonesia, bahkan kabar memilukan ini sudha tersebar ke seluruh dunia. (Tangkapan layar)

Insiden yang membuat ratusan jiwa meninggal dunia ini dianggap dapat menjadi pelajaran yang sangat berarti untuk kemajuan sepakbola di Indonesia.

“Kejadian ini bisa dijadikan pendewasaan diri mulai dari suporter, pihak penyelenggara, pihak pengamanan,” bebernya.

Diketahui, Polri menetapkan enam tersangka dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang yang menewaskan ratusan orang termasuk suporter Arema FC.

Penetapan tersebut disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo usai tim investigasi melakukan serangkaian penyidikan. Dari keenam tersangka tersebut, salah satunya Ahkmad Hadian Lukita yang menjabat sebagai Direktur LIB.

Kedua yakni Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris dan tersangka ketiga yakni Security Officer Arema Suko Sutrisno. Sementara itu, tiga tersangka lain yakni dari unsur kepolisian. (Adv)

Tim Redaksi PenaKaltim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *