PENAJAM – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor seacara resmi membuka peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-50 Tahun 2022 dan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-19 Tingkat Provinsi Kaltim. Puncak giat tersebut diselenggarakan di Sport and Convention Center (BSCC) Dome Balikpapan, Senin (1/8/2022).

Turut hadir Wakil Ketua 1 TP PKK Kaltim Erni Makmur Hadi Mulyadi, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam beserta istri dan 10 TP PKK kabupaten/kota se-Kaltim. Tampak hadir juga Ketua TP PKK Kaltim Norbaiti Isran Noor mengikuti giat tersebut secara daring dan undangan lainnya.

Saat sambutan, Gubernur Kaltim, Isran Noor mengapresiasi serta memaknai peran wanita dalam pembangunan dan pembentukan moral bangsa. Mulai dari lingkup keluarga, hingga melahirkan penerus bangsa yang berakhlak mulia.

“Saya ucapkan selamat atas dilaksanakannya kegiatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-50 ini dan Bulan Bhakti Gotong Masyarakat ke-19 tahun 2022. Semoga berjalan dengan lancar. Sukses dan bermanfaat ,” ujarnya.

Isran Noor juga mengingatkan agar tetap menjaga protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker selama kegiatan berlangsung. Mengingat angka Covid19 kembali meningkat di Kaltim.

”Mari kita sama-sama melaksanakan protokol kesehatan yang ada untuk diri kita dan orang lain. Patuhi protocol kesehatan (prokes) agar seluruh masyarakat dalam keadaan sehat ,” harapnya.

Sementara itu, Plt Bupati PPU, Hamdam saat ditemui menyampaikan kegiatan peringatan HKG PKK ke-50 sangat meriah. Bahkan ajang untuk para ibu-ibu saling bertukar pikiran apa yang menjadi kemajuan daerah lain bisa ditularkan nantinya dan begitupun sebaliknya.

“Stand PPU cukup menyajikan beragam karya produk UMKM dan cukup bersaing keunggulan yang dimiliki kita di PPU, khususnya produk yang bahan bakunya berada di PPU,” ungkap Hamdam.

Ia juga berpesan agar PKK harus banyak turun dan berkolaborasi dengan para UMKM di PPU.Sehingga, UMKM semakin mendapat tempat dan kedepannya produk UMKM PPU semakin bervariatif dan bersaing.

“Ibu-ibu PKK ini harus banyak-banyak turun ke lapangan untuk berkolaborasi dengan UMKM yang ada. sehingga produk-produk yang dihasilkannya untuk kedepan diharapkan semakin meningkat, ” pungkasnya. (Humas/mad/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *