PENAJAM – Pembatasan jam operasional kendaraan roda 10 yang melintas di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara tepatnya di wilayah Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan diterapkan.

Pembatasan tersebut seiring berjalannya pembangunan di wilayah IKN Nusantara terutama pembangunan ifrastruktur jalan.

Kasat Lantas Polres PPU, AKP Arif Ridho mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan rapat bersama dengan Badan Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) bahwa akan dilakukan pembatasan jam operasional untuk kendaraan tertentu.

“Seperti yang sudah kami rapatkan dan berdasarkan permohonan dari BPJN bahwa akan dilakukan pembatasan jam operasional untuk kendaraan roda 10 atau sumbu tiga ke atas yang melintas di Wilayah IKN, “ujarnya.

Ia juga mengatakan, umumnya kendaraan yang melintas tersebut adalah kendaraan yang membawa alat berat atau kendaraan yang bermuatan tonase yang sangat berat.

“Kendaaran tersebut dibatasi sebab umumnya kendaraan yang melintas itu adalah kendaraan yang bermuatan dengan tonase yang sangat berat, seperti LPG di atas 16 ton atau yang tidak bisa melintas di Fery Penajam, ” jelasnya.

Jam melintas kendaraan tersebut, yakni pukul 24.00 Wita hingga 06.00 Wita. Ketika masuk Pukul 06.00 – 22.00 Wita aktivitas kendaraan trersebut dihentikan.

Selain itu, Arif Ridho juga mengatakan sesuai dengan paparan BPJN bahwa pembangunan jalan tersebut memakan separuh badan jalan, oleh karena itu harus dilakukan rekayasa lalu lintas.

“Rekayasa lalu lintas mulai berlaku pada 1 Agustus 2022 hingga pembangunan di IKN selesai, terutama pembangunan masalah jalan. Karena berdasarakan keterangan dari BPJN pembangunan jalan tersebut akan memakan separuh badan jalan, sehingga yang diperbolehkan untuk melintas itu hanya kendaaran kecil seperti kendaraan roda enam kebawah dan kendaraan besar tidak dapat melintas karena proses pembangunan itu memakan satu jalur, “jelasnya.

Ia juga menambahkan, walaupun kendaraan yang bermuatan dengan tonase sangat berat tersebut intensitasnya tidak cukup tinggi, pihaknya akan tetap melakukan pembatasan jam operasional tersebut.

“Walaupun kendaraan roda 10 ke atas yang membawa alat berat itu jumlahnya tidak terlalu banyak, namun apabila tidak dibatasi jam operasional kerja itu biasanya masih lewat jam 6 pagi sampai jam 12 itu ada yang lewat, “pungkasnya. (Mad/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *