PENAJAM – Plt. Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam, menggelar buka bersama dan sholat terawih berjamaah dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an 1443 H, serta silahturahmi Komandan Korem 019/ASN di Masjid Agung Al-Ikhlas, Senin (18/04/2022).

Dalam memperingati Nuzulul Qur’an 1443 H, Pemerintah Kabupaten PPU mengusung tema Al-Qur’an sebagai Pedoman dan Sumber Inspirasi Sukses dalam Kehidupan.

Sementara itu, saat sambutan Plt. Bupati PPU Hamdam, menghaturkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, yang tiada kunjung hentinya, menganugerahkan nikmat, dan karunia-nya di Bulan Suci Ramadan ini.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan pribadi, saya mengucapkan selamat datang kepada Bapak Brigjen Dendy Suryadi, SH. MH, Dandrem 091/Aji Suryanata beserta jajaran di Kabupaten PPU, terlebih dalam malam yang istimewa ini melalui peringatan malam Nuzulul Qur’an pada bulan suci Ramadan 1443 H ,” terang Hamdam.

Selain itu, lanjut Hamdam, kehadiran Dandrem 091/ASN Dendy Suyadi, SH. MH di Kabupaten PPU dapat memberikan semangat kepada Pemerintah dan seluruh masyarakat PPU. Bahwa dalam komunikasi dan sinergitas bersama seluruh unsur vertikal adalah hal penting seiring pembangunan dan program kegiatan yang ada.

“Utamanya dalam spirit menjalin persatuan dan kesatuan dalam berbagai aspek seperti halnya dalam kedatangannya pada saat ini dan bersama-sama ditengah masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara dalam memperingati malam Nuzulul Qur’an,” ungkapnya.

Seperti yang di ketahui, tambah Hamdam, Al-Qur’an sebagai risalah terakhir yang sempurna dan universal bagi seluruh ummat manusia dengan konsep tanzil (turun), membawa dan menurunkan banyak pesan yang harus direpresentasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Kemudian, Allah SWT menurunkan Al-Qur’an saat manusia sedang mengalami kemunduran akhlak dan kehancuran problem kemanusiaan, sosial politik dan ekonomi.

Pada setiap problem itu, Al-Qur’an meletakkan sentuhannya yang mujarab dengan dasar-dasar yang umum dan dapat dijadikan landasan untuk langkah-langkah manusia selanjutnya yang relevan di setiap zaman.

“Al-Qur’an diturunkan sebagai kitab suci terakhir dimaksudkan untuk menjadi petunjuk, bukan saja pada masyarakat tempat di mana kitab ini diturunkan, tetapi juga kepada seluruh masyarakat hingga akhir zaman,” jelasnya.

Diakhir sambutanya, Plt. Bupati PPU itu berpesan, di bulan suci Ramadan ini dapat dijadikan momentum untuk memperbaiki dan meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan terhadap ajaran Al-Qur’an.

“Bukankah ukuran kebaikan seseorang tergantung dengan tingkat interaksinya dengan Al-Qur’an, seperti yang dinyatakan dalam hadits Ibnu Mas’ud. Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya,” pungkasnya. (Adv/mad/red)

By

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *