PENAJAM – Penjabat (Pj) Sekertariat Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Tohar menanggapi terkait Videotron yang dinilai tidak dapat berkontribusi dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Diketahui, Videotron yang dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dibangun sejak 2015 silam menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Rp5,2 Miliar, namun hingga kini belum dapat menyumbangkan pundi-pundi PAD.

“Terkait dengan aset yang punya potensi pendapatan, harapan saya aset itu didayagunakan sedemikian rupa, “kata Pj Sekda, Tohar.

Ia juga mengatakan bahwa jika videotron tersebut memiliki nilai ekonomi, maka Dinas terkait yang mengelola harus cermat memanfaatkan situasi.

“Kalau itu memiliki nilai ekonomi kaitannya dengan reklame tinggal nanti kontennya harus dicermati, sifat kontennya apa, apakah komersil, sosial atau bersifat umum, “ujarnya.

“Tujuan utamanya adalah media sosialisasi dan apapun itu. Tetapi ketika ada masyarakat mungkin yang ingin memanfaatkan videotron tersebut kita tinggal mencermati kontennya, “sambungnya.

Tohar juga mengatakan untuk dinas yang mengelola videotron tersebut harus proaktif agar dapat menghasilkan sumber PAD.

“Dinas harus proaktif membuat rancangan dulu, ketika harus dirumuskan dan disepakati kaitannya tata kelola aset bagian yang tidak terpisahkan dari unit kerja yang menangani aset, “pungkasnya. (Adv/mad/red)

By

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *